
Emas (XAU/USD) diperdagangkan dengan bias negatif pada hari Kamis, memangkas kenaikan baru-baru ini setelah mencapai level tertinggi baru sepanjang masa di dekat $3.895 pada hari Rabu. Saat artikel ini ditulis, XAU/USD diperdagangkan di sekitar $3.820 selama sesi Amerika, turun lebih dari 1,0% setelah sempat menguji ulang rekor tertingginya.
Latar belakang fundamental masih cenderung mendukung. Penutupan pemerintah Amerika Serikat (AS) memicu minat terhadap aset safe haven, sementara keyakinan yang semakin besar bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga akhir bulan ini membuat imbal hasil Treasury tetap rendah, yang memperkuat alasan untuk mempertahankan logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.
Dalam jangka pendek, fokus tetap pada penutupan pemerintah AS, dengan gangguan yang telah menunda rilis data ekonomi utama. Klaim Pengangguran Awal mingguan dan Pesanan Pabrik bulan Agustus, yang dijadwalkan Kamis ini, akan ditunda. Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) mengonfirmasi pada hari Senin bahwa mereka akan menangguhkan operasi selama penutupan pemerintah, yang berarti laporan Nonfarm Payrolls (NFP) hari Jumat kemungkinan juga tidak akan dirilis.
Penggerak pasar: Penutupan pemerintah AS berlarut-larut, spekulasi penurunan suku bunga The Fed melonjak
Penutupan pemerintah AS terus mendominasi berita utama, tanpa ada terobosan yang terlihat. Pada hari Rabu, Senat kembali memblokir langkah pendanaan sementara yang telah disetujui DPR, gagal mencapai 60 suara yang dibutuhkan berdasarkan aturan Senat. Hasil penghitungan suara tersebut sesuai dengan hasil hari Selasa, yaitu 55-45, dan dengan para Senator meninggalkan Washington hingga Jumat, penutupan pemerintah dipastikan akan berlangsung setidaknya sepanjang minggu dan bisa berlarut-larut lebih lama.
Pada hari Rabu, Mahkamah Agung AS memblokir upaya Presiden Donald Trump untuk segera mencopot Gubernur The Fed Lisa Cook, mempertahankannya setidaknya hingga sidang penuh di bulan Januari. Hasil tersebut telah meredakan beberapa kekhawatiran terkait independensi The Fed.
Di sisi perdagangan global, Trump mengancam minggu lalu untuk mengenakan tarif 100% pada impor farmasi mulai hari Rabu. Namun, berita Rabu malam mengonfirmasi bahwa pemerintah telah menunda peluncuran program tersebut untuk memberi lebih banyak waktu bagi produsen obat untuk menyepakati pemotongan harga dan memperluas manufaktur di Amerika Serikat. Para pejabat juga ingin menghindari kenaikan biaya perawatan kesehatan yang tiba-tiba dan mengurangi risiko gugatan hukum.
Data ketenagakerjaan ADP terbaru jauh lebih lemah dari perkiraan, menunjukkan bahwa sektor swasta AS kehilangan 32.000 lapangan kerja pada bulan September, bertentangan dengan perkiraan kenaikan sekitar 50.000. Menambah suasana pesimistis, angka bulan Agustus direvisi tajam menjadi kehilangan 3.000 lapangan kerja dari kenaikan yang dilaporkan sebelumnya sebesar 54.000.
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai tukar Greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, sedikit pulih dari level terendah satu minggu, kembali mendekati angka 98,00. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tetap rendah secara keseluruhan, dengan imbal hasil obligasi 10 tahun mendekati 4,09% dan obligasi 30 tahun sekitar 4,70%, keduanya mendekati level terendah dalam dua minggu.
Pasar hampir yakin bahwa The Fed akan memangkas suku bunga pada bulan Oktober. Menurut perangkat CME FedWatch, peluang pemangkasan suku bunga pada bulan Oktober mencapai 98,9%, sementara ekspektasi pemangkasan suku bunga pada bulan Desember naik menjadi 86,5% dari 78% sehari sebelumnya.(Cay)
Sumber: Fxstreet
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...